Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi Kabupaten Karanganyar. Dengan potensi budaya, pariwisata alam, dan kreativitas masyarakat, sektor ekraf seperti kuliner khas, kriya, batik, dan seni pertunjukan lokal dapat dikembangkan sebagai identitas ekonomi daerah yang bernilai tambah tinggi. UMKM di Karanganyar juga berperan penting dalam membuka lapangan kerja dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, terutama di desa-desa dan wilayah penyangga wisata.

Kebijakan

1. Pemberdayaan dan Pendampingan

Pemerintah daerah mendorong pelatihan keterampilan, literasi digital, dan pendampingan bisnis bagi pelaku UMKM dan ekraf, termasuk fasilitasi sertifikasi produk.

2. Akses Pembiayaan dan Kemitraan

Mempermudah akses permodalan melalui kerja sama dengan lembaga keuangan dan membangun kemitraan dengan pelaku usaha besar untuk mendorong keberlanjutan UMKM.

3. Digitalisasi dan Pemasaran

Pengembangan platform digital, e-katalog lokal, dan promosi melalui event pameran, festival ekonomi kreatif, serta branding produk unggulan Karanganyar.

4. Infrastruktur dan Ekosistem Usaha

Pembangunan sentra UMKM, creative hub, dan penguatan kelembagaan koperasi agar UMKM dapat tumbuh dalam ekosistem yang terintegrasi dan kompetitif.

Peluang Investasi

Sektor Ekonomi Kreatif(Ekraf) di Kab. Karanganyar memiliki potensi yang kuat untuk dikembangkan sebagai tujuan investasi. Berbagai subsektor, seperti kuliner, kriya, fashion, dan seni pertunjukan, telah menunjukkan daya saing dan nilai tambah ekonomi. Letak geografis yang strategis serta dukungan pemerintah daerah melalui program pengembangan pariwisata dan UMKM menjadi faktor pendukung utama. Selain itu, digitalisasi dan tren pemasaran online semakin memperluas jangkauan produk ekraf Karanganyar hingga pasar nasional dan internasional. Dengan kondisi ini, Karanganyar menawarkan peluang investasi yang prospektif, berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal, serta mendorong terciptanya lapangan kerja baru.